image image image
Perumahan Attakkae Perumahan adat Attakkae terdapat di pinggiran Danau Lampulung, kelurahan Attakkae Kecamatan Tempe sekitar 3km sebelah Timur kota Sengkang pada Tahun 1995. Kawasan ini merupakan gambaran sebuah perkampungan Bugis dimana terdapat duplikat rumah tradisional yang di himpun dari berbagai kecamatan sehingga kawasan ini representatif sebagai tempat pelaksaan pameran, seminar dan antraksi budaya permainan rakyat.
Profil Wakil Bupati Wajo PROFIL WAKIL BUPATI WAJO   Nama : DR.H.ANDI SYAHRIR KUBE, SE, M.Si Tempat Lahir : Sengkang Tanggal Lahir : 19 Mei 1963 Alamat : Jl.Pahlawan Kelurahan  Kab. Wajo Agama : Islam Pekerjaan : Wakil Bupati Wajo
Status Perkawinan : Kawin Nama Isteri : Hj. Andi Ukmah Anas,SH
Anak : 4 Orang Riwayat Pendidikan : - SD Negeri Barru Tahun 1975
- SMP Negeri 1 Barru Tahun 1979 - SMA Negeri 4 Makassar Tahun 1982 - S1 Fakultas Ekonomi Universitas Tadulako Palu - S2 Fakultas Ekonomi UNHAS Tahun 2008
Riwayat Pekerjaan : - Kepala Seksi Bina Program Dinas Peternakan Kab.Polewali Tahun 1994 - Kabid Ekonomi BAPPEDA Kab.Polewali Mamasa Tahun 1996 - Kasubbid Analisa Data dan Publikasi BAPPEDA Prov Sulsel Tahun 2006 - Kabid Ketahanan Masyarakat BPMDK Prov Sulsel Tahun 2009 - Wakil Bupati Wajo Periode 2014-2019
Hasil Sutera Hasil sutera kerajinan dari Kabupaten Wajo ini sangat indah bila dijadikan sebagai baju adat ataupun sebagai baju adat Sulawesi seperti baju bodo. Sutera dari Kabupaten Wajo ini sangat terkenal hingga ke luar negeri karena kualitas dan model yang bagus.

Pemerintah Kabupaten Wajo

Pesta Rakyat HJW Dipusatkan di Desa Arajang, Gilireng

SENGKANG -- Selain melalui sidang paripurna istimewa di DPRD Wajo, pelaksanaan peringatan Hari Jadi Wajo (HJW) ke-615 juga akan dipusatkan di Desa Arajang, Kecamatan Gilireng.

Ketua Panitia HJW ke-615 yang juga Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Wajo, Andi Darmawangsah, mengatakan selain pencanangan pembangunan Bendungan Paselloreng, pagelaran pesta rakyat juga akan dipusatkan di Desa Arajang.

"Selesai pencanangan pembangunan Bendungan Paselloreng, kemudian dilanjutkan dengan pesta rakyat yang rencananya menghadirkan artis ibukota untuk menghibur masyarakat," kata Darmawangsah, Rabu (4/6/2014).

Sementara terkait penghargaan Ajjuareng Tomalebbita yang bakal disematkan kepada Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, Darmawangsah mengatakan penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi kepada Gubernur atas perhatiannya terhadap pembangunan di Kabupaten Wajo.

"Ajjuareng Tomalebbita ini diberikan kepada individu yang bukan warga keturunan Wajo, tetapi sudah dianggap sesepuh yang banyak memberi nasehat dan bantuan bagi masyarakat Wajo," kata Darmawangsah. (adi)

   

Peringati HJW, Penghargaan Pataka Parasamya Diarak di 14 Kecamatan

SENGKANG -- Peringatan Hari Jadi Wajo ke-615 akan diwarnai dengan arak-arakan penghargaan Pataka Parasamya Purna Karya Nugraha yang diterima oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dari Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono kepada Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, 17 Agustus lalu.

Penghargaan yang merupakan supremasi tertinggi di bidang pemerintahan dan kenegaraan tersebut rencananya akan diarak di 14 kecamatan selama dua hari, yakni Sabtu dan Minggu, 14 dan 15 Juni mendatang.

"Penghargaan Pataka Parasamya Purna Karya Nugraha ini diberikan berdasarkan hasil Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah serta konsistensi kinerja Pemprov dalam meraih penghargaan-penghargaan tersebut," kata Kabag Humas Pemkab Wajo, Hasri AS, Selasa (3/6/2014).

Pataka Parasamya tersebut akan diterima dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kepada Bupati Wajo, Jum'at (13/6/2014). Selanjutnya akan diarak pada Sabtu (14/6/2014) di Sabbangparu, Pammana, Bola, Takkalalla, Penrang, Sajoanging, Keera, Pitumpanua dan Majauleng.

Sementara pada Minggu (15/6/2014), arak-arakan dilanjutkan dari Kecamatan Majauleng, Gilireng, Maniangpajo, Belawa, Tanasitolo dan Tempe. Selanjutnya, arak-arakan Pataka Parasamya ini dilanjutkan di dalam Kota Sengkang, dengan rute Lapangan Merdeka - Jln. Masjid Raya - Jln Puangrimaggalatung - Jln Jenderal Sudirman - Jln A Malaingkaan - Jln Jawa - Jln Veteran dan finish di rumah jabatan Bupati Wajo.

Sementara acara puncak peringatan HJW yang sempat molor tersebut akan dilaksanakan melalui sidang paripurna istimewa DPRD, Senin (16/6/2014) mendatang.

"Puncak peringatan Hari Jadi Wajo akan ditandai dengan penandatanganan prasasti proyek tahun 2013 oleh Gubernur Sulsel, penyematan tanda penghargaan ajjoareng to malebbita kepada Gubernur serta pencanangan dimulainya pembangunan Bendungan Paselloreng di Desa Arajang, Kecamatan Gilireng," ujar Hasri. (adi)

   

Pondok Pesantren dan Tahfidzul Al Qur'an Bakal Dibangun di Maniangpajo

 

SENGKANG -- Pondok pesantren dan tahfidzul Al Qur'an bakal dibangun di Desa Mattirowalie, Kelurahan Anabanua, Kecamatan Maniangpajo. Pembangunan ponpes dan tahfidzul Al Qur'an yang digadang-gadang menjadi pondok pesantren terbesar di Indonesia Timur tersebut berada di atas lahan seluas 3,6 hektar yang merupakan tanah wakaf Keluarga Besar Brigjen Andi Lantara bekerjasama dengan DPD Wahdah Islamiyah Kabupaten Wajo.

"Pemilihan lokasi di Mattirowalie ini juga sudah disetujui oleh atase militer Wahdah Islamiyah dari Arab Saudi yang pernah menyempatkan mengunjungi langsung lokasi pembangunan," ungkap Ketua DPD Wahdah Islamiyah Kabupaten Wajo, Ustad Ayem Supriono, pada peletakan batu pertama pembangunan Ponpes dan Tahfidzul Al Qur'an, Minggu (1/6/2014).

Peletakan batu pertama tersebut dihadiri Bupati Wajo Andi Burhanuddin Unru, Ketua Tim Penggerak PKK Hj Andi Faikah Burhanuddin, Keluarga Besar Brigjen Andi Lantara, pengurus Wahdah Islamiyah serta sejumlah Kepala SKPD, tokoh agama dan tokoh masyarakat Kecamatan Maniangpajo.

Keluarga besar Brigjen Andi Lantara yang diwakili Ketua Yayasan Pendidikan Makassar, Andi Endre Cecep Lantara, mengatakan ide awal pembangunan ponpes tersebut berawal dari keinginan Andi Cecep As'ad Lantara pada tahun 1998 silam.

"Lokasi di Desa Mattirowalie ini merupakan tanah wakaf yang diserahkan almarhum Bapak Andi Unru kepada almarhum kakek kami Brigjen Andi Lantara sekitar 50 tahun yang lalu. Kemudian pada tahun 1998 tercetus ide oleh ayahanda kami Andi Cecep As'ad Lantara membangun pondok pesantren. Alhamdulillah, kami sekeluarga kemudian dibukakan jalan melalui kerjasama dengan Wahdah Islamiyah," kata anggota DPRD Sulsel tersebut.

Bupati Wajo, Andi Burhanuddin Unru, menyambut baik rencana pembangunan pondok pesantren Wahdah Islamiyah ini. Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Wajo dalam menciptakan masyarakat religius.

"Secara pribadi dan atas nama pemerintah kabupaten kami menyambut baik pembangunan pondok pesantren dan penghafal Al Qur'an ini. Apalagi, Kabupaten Wajo sudah sejak lama dikenal sebagai daerah yang religius dan sudah menghasilkan sejumlah ulama ternama," ujar Burhanuddin Unru.

Dalam hal pengembangan keagamaan, kata dia, Pemkab juga telah menggalakkan sekitar 33.000 majelis taklim yang digerakkan oleh Tim Penggerak PKK, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa dan kelurahan.

"Ke depan, Pemkab juga akan memberlakukan tes mengaji bagi para calon pegawai negeri sipil untuk menggalakkan program pengentasan buta aksara Al Qur'an di Kabupaten Wajo," pungkas Bupati. (Adi)

   

Wajo Kembali Target Raih WTP

Wakil Bupati Wajo, Andi Syahrir Kube, memberikan pemaparan terkait penyusunan RPJMD 2014-2019 didampingi Kepala Bappeda Wajo, Andi Muslihin dan tim ahli Provinsi, di ruang pola kantor Bupati Wajo, Sabtu (24/5/2014)

SENGKANG -- Pemerintah Kabupaten Wajo kembali menargetkan meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam hal pengelolaan keuangan daerah untuk tahun depan. Hal itu ditegaskan Wakil Bupati Wajo, Andi Syahrir Kube, pada kegiatan konsultasi publik dalam rangka penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2014 - 2019 di ruang pola kantor Bupati Wajo, Sabtu (24/5/2014).

"Hal yang perlu diperhatikan dalam penyusunan RPJMD ini adalah bagaimana kita bisa kembali meraih predikat WTP setelah tahun ini hanya bisa meraih WDP. Tentu saja, ini menjadi tugas dan tanggung jawab setiap SKPD dalam melakukan pengelolaan administrasi keuangan yang baik sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku," tegas Syahrir Kube.

Menurutnya, penyusunan RPJMD tersebut sudah menjadi amanah undang-undang tentang perencanaan pembangunan nasional sekaligus menjadi rumusan program pembangunan yang akan dilaksanakan di Kabupaten Wajo dalam jangka waktu lima tahun ke depan.

"Jadi, apa yang menjadi visi dan misi kami selama masa pemilihan bupati dan wakil bupati itu sudah diakomodir dalam penyusunan RPJMD ini, termasuk janji-janji politik pada masa kampanye lalu serta program lain yang disesuaikan dengan persoalan yang dihadapi masyarakat," kata Wakil Bupati.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Wajo, Andi Muslihin, mengatakan penyusunan RPJMD tersebut juga tak sekadar mengakomodir seluruh visi dan misi calon bupati terpilih, tetapi juga mengakomodir visi dan misi calon lain yang dianggap relevan dalam pembangunan di Kabupaten Wajo. RPJMD tersebut juga akan menjadi pedoman bagi setiap SKPD dalam menyusun rencana strategis

"Hari ini kami mengadakan konsultasi publik terkait penyusunan RPJMD ini dan selanjutnya melakukan audiens dengan Bupati terkait realisasi kerja untuk kemudian diajukan sebagai draft nota kesepahaman di DPRD Kabupaten Wajo. Sebab, penetapan RPJMD ini harus terlaksana paling lambat enam bulan setelah pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih," kata Muslihin.

Konsultasi publik dalam rangka penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2014 - 2019 tersebut juga dihadiri tim ahli dari Provinsi, Kepala SKPD, LSM serta stakeholder terkait. Selanjutnya, hasil konsultasi publik tersebut disampaikan ke Bupati Wajo untuk kemudian diajukan sebagai draft nota kesepahaman di DPRD Kabupaten Wajo. (Adi)

   

Page 1 of 4

News

 

PENGUMUMAN PENGADAAN
PEKERJAAN KONSTRUKSI
No.: 01.2.UM/PK-NK/IV/2011
Tanggal : 21 April 2011

Unit Layanan Pengadaan Kabupaten Wajo, akan melakukan pelelangan/pemilihan dengan Metode Pelelangan Umum dengan Pascakualifikasi yang bersumber dari Dana DPA Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Wajo Propinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2011, untuk Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi, Kualifikasi Usaha Non Kecil dengan rincian pekerjaan sbb :

 

 

No

Nama Paket dan Lingkup Pekerjaan

 

Nilai PAGU

 

Persyaratan Penyedia Jasa
1

PEMELIHARAAN/PENINGKATAN JALAN
Lanjutan Pemel.  Jalan  Ruas Kaluku – Lompoloang  (Ruas : No.79)
Lokasi : Kec. Pitumpanua
JENIS : (HOTMIX)
VOL.   : 8.415 x 4,50 M

DAK

8.070.260.000

SBU Bidang Sipil(2200) Subbidang (22001), Memiliki Sumberdaya Manusia & Peralatan untuk melaksanakan Pekerjaan tersebut (khusus AMP berlokasi dengan jarak radius maks.90 Km atau waktu tempuh tidak lebih 3 Jam ke Proyek.
2

Pemeliharaan Jalan Ruas Bulete-Belawae
(Ruas No.38) Lokasi : Kec. Pitumpanua
JENIS : (HOTMIX)
VOL.   : (8.400 x 4,5 + 2.400 x 4,0)M

APBD

9.440.000.000

----- SDA-----
3

Pemeli. Jalan Ruas Lalliseng-Pattirolokka
(Ruas No.84) Lokasi : Kec. Keera
JENIS : (HOTMIX) VOL.   : 4.150 x 4,0 M

APBD

4.900.000.000

----- SDA-----
4

Pemel. Jalan Ruas  Menge – Lancirang

(Ruas No.67)
Lokasi : Kec. Belawa
JENIS : (HOTMIX)
VOL.   : 605 x 4,0 M

APBD

500.000.000

----- SDA-----
5

Pembangunan Jalan Beton Ruas Desa
WorongE -  Sampai Ktr. Desa (Ruas No.109)
Lokasi : Kec. Sabbangparu JENIS : (Perkerasan Beton Semen) VOL.   : 800 x 5,5 M

APBD

1.500.000.000

----- SDA-----
6

Pembangunan Jalan Beton Ruas Jalang-
CenranaE (Ruas No.85) Lokasi : Kec.Sajoanging
JENIS : (Perkerasan Beton Semen) VOL.   : 1.144 x 5,0 M

APBD

1.500.000.000

----- SDA-----
7

Peningkatan Jalan Ruas Tanete - Awo
(Ruas No.82) Lokasi : Kec. Keera
JENIS : (HOTMIX)VOL.   : 3.500 x 4,0 M

APBD

3.900.000.000

----- SDA-----

 

Pendaftaran dan Pengambilan Dokumen Tanggal 25 April s.d. 10 Mei 2011. Rincian Jadwal, Paket dan Data Lelang dapat diperoleh di Sekretariat ULP Kabupaten Wajo   di Jl. Bau Mahmud No.191 Sengkang (90912) Provinsi Sulawesi Selatan (Catatan : Pendaftaran oleh Calon Penyedia atau yang mewakili dengan Surat Kuasa (bermaterai Rp.6000) serta memperlihatkan asli dan menyerahkan copy tanda Pengenal dan   menyerahkan Copy IUJK & SBU  ke ULP (Pokja-Jasa Pemborongan Non Kecil) serta membawa Stempel Perusahaan.

 

Sengkang, 21 April  2011
Unit Layanan Pengadaan Barang/Jasa
Kabupaten Wajo

 

TTD

Pokja Pengadaan Pekerjaan Konstruksi
Kualifikasi Usaha Non Kecil


 

Read more

Galeri

Kapten Inf(Purn) Parenrengi

Poling

Tanggapan Anda tentang Website ini ?

Link Banner

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday185
mod_vvisit_counterYesterday221
mod_vvisit_counterThis week185
mod_vvisit_counterThis month6837
mod_vvisit_counterAll280707