Pemerintah Kabupaten Wajo
Kunjungan Tim Penilai Lomba Desa/Kelurahan
Bupati Wajo : “ Hadirkan pemerintahan yang memiliki makna bagi rakyat “.
Sengkang-------Bupati Wajo H.A.Burhanuddin Unru menerima
Tim Penilai Lomba Desa Kelurahan yang dipimpin oleh Kepala Badan PMPD/K Provinsi Sulawesi Selatan Kasim Alwi. Rombongan tim penilai disambut dengan tari Sereloluso bertempat di halaman Kantor Kelurahan Bulupabulu Kecamatan Tempe.(Rabu, 15 Mei 2013).
Rencananya, selama berada di Wajo tim akan melakukan penilaian di dua tempat, yakni Kelurahan Bulupabulu Kecamatan Tempe dan Desa Kalola di Kecamatan Maniangpajo. Desa dan kelurahan inilah yang mewakili Kabupaten Wajo untuk lomba kelurahan dan desa tahun 2013. Sementara itu, Lurah Bulupabulu Andi Baso Iqbal saat pembukaan acara penerimaan tim penilai lomba menyampaikan bahwa kelurahan Bulupa'bulu yang memiliki luas 1,5 km2 dengan dua lingkungan yakni Tanete dan Aluppang menerapkan Standar Operasional Prosedur dalam pelayanan kepada masyarakat. Disamping itu juga dalam pengurusan administrasi, masyarakat diberi berbagai kemudahan dalam pelayanan administrasi, diantaranya pelayanan melalui telepon online untuk warga. " Ungkap Baso Iqbal.
Sementara itu, Bupati Wajo H.A.Burhanuddin Unru dalam sambutan penerimaannya menyampaikan bahwa sudah semestinya para lurah dan kepala desa untuk lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Selaku pelayan masyarakat, pemerintah dituntut untuk memberikan rasa puas dengan meningkatkan kinerja dan bekerja secara professional. Menurutnya, seluruh unit kerja yang ada mulai dari kelurahan dan desa harus menyiapkan SOP sebagai acuan dalam meningkatkan pelayanan masyarakat.
“ Berikan pelayanan yang cepat dan tepat waktu, wujudkan rasa puas terhadap seluruh jenjang pelayanan kepada rakyat. Jika hal tersebut kita lakukan maka Insya Allah kehadiran pemerintah akan jauh lebih bermakna di mata mereka ”. pungkas mantan Sekda Wajo ini. Turut hadir mendampingi bupati menerima tim adalah Dandim 1406 Wajo, Ketua Tim Penggerak PKK Wajo Hj.A.Faikah Burhanuddin, Pimpinan SKPD terkait, Camat dan para Lurah se Kecamatan Tempe.
Sementara itu, ketua tim penilai lomba Kasim Alwi mengharapkan agar pemerintah desa dan kelurahan sebagai pilar pemerintahan terdepan untuk ikut membangun kemandirian masyarakat. Salah satu latar belakang lomba desa/kelurahan ini menurut Kasim Alwi adalah untuk membangun partisipasi dan pemberdayaan masyarakat itu sendiri. Disamping itu, tim juga akan melakukan evaluasi untuk membenahi berbagai kelemahan dan kekurangan yang ada pada unit kerja kelurahan dan desa, sehingga pemerintah mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui upaya pemberdayaan masyarakat. “ ungkap Kasim Alwi.
Bupati Beri Penghargaan Kepada Koperasi Berprestasi
Sengkang ------- Bertempat di Baruga Wecudai Kompleks Rumah Jabatan Bupati Wajo, sebanyak 200 orang lebih pengurus koperasi se Kabupaten Wajo diundang untuk menghadiri acara penyerahan penghargaan kepada koperasi yang dinilai berprestasi tahun 2012-2013. Disamping itu, kegiatan tersebut juga untuk menyatukan persepsi dalam upaya pengembangan perkoperasian di daerah ini. Pertemuan dipimpin langsung oleh Bupati Wajo H.A.Burhanuddin Unru didampingi oleh Kadis Koperasi Kabupaten Wajo Muhammad Arifin (Senin,13 Mei 2013).
Pada kesempatan tersebut, bupati juga menyerahkan peraturan Menteri Perindustrian dan Perdagangan nomor 141/M-Industri/PR/XII/2012 tentang Peta panduan pengembangan kompetensi inti industry Kabupaten Wajo yaitu Industri pertenunan sutera yang diterima oleh Kadis Koperasi Muhammad Arifin. Selain itu, bupati juga menyerahkan sertifikat penghargaan kepada lima pengurus koperasi yang dinilai berjasa dalam mendorong pengembangan usaha kecil dan menengah di Kabupaten Wajo. Kelima koperasi tersebut masing-masing : KSP Syariah Citra Dana Mandiri,
Koperasi PKK Aneka Karya Asoka yang merupakan binaan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Wajo, Koperasi Syariah Sipakaenre, KSP Prima Sejahtera serta BMT As Adiyah Sengkang. Bupati Wajo H.Andi Burhanuddin Unru juga menyerahkan trofi Presiden Republik Indonesia berupa piala Upakarti Jasa kepeloporan pertenunan ATBM yang diterima oleh Suardi pimpinan Shaifa Silk serta trofi Kreasi Prima Mutu yang diterima oleh pimpinan Sutera Indah Sengkang.
Kepala Dinas Koperasi Arifin menyampaikan bahwa peraturan menteri perindag terkait peta panduan pengembangan sutera tersebut, merupakan legitimasi terhadap produksi persuteraan yang ada di Kabupaten Wajo. Menurutnya, selama ini hasil produksi sutera oleh para pengusaha di daerah ini sering diklaim oleh beberapa daerah diluar Kabupaten Wajo sebagai produksi mereka. Dengan adanya peraturan tersebut lanjut Arifin maka para pengusaha sutera di Wajo dapat dengan mudah memberikan label (Trade Mark) usahanya sebagai salah satu produk asli dari Kota Sutera Sengkang.
Sementara itu, Bupati Wajo H.A.Burhanuddin Unru menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan mengajak lembaga perbankan yang ada untuk mendorong upaya pengembangan perkoperasian di daerah ini. Menurutnya lembaga perbankan dan koperasi bersama pemerintah daerah harus terus berupaya dalam mendorong pertumbuhan sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di daerah ini, agar pertumbuhan ekonomi masyarakat Wajo yang saat ini mencapai 10,93% dapat terus ditingkatkan.
Lebih lanjut Andi Burhanuddin Unru menyampaikan bahwa potensi sumber daya alam yang dimiliki oleh daerah ini sangat berlimpah. Sehingga kekayaan alam yang ada harus dimanfaatkan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Pada kesempatan tersebut, bupati juga mengambil pepatah leluhur yang menyebutkan bahwa "Namo fada lampa-lampa tanana wajo, aja tasalai" (Artinya : Meskipun tanah Wajo hanya sejengkal, masyarakat jangan tinggalkan ). Terlebih menurut bupati saat ini pihaknya terus mengembangkan potensi pertanian yang diharapkan mampu mendorong sektor-sektor lain. Berbagai program terus diupayakan oleh pemkab dalam mendorong pertumbuhan sektor pertanian. Diantaranya adalah programkan sejuta kantong air, program pencetakan sawah baru, subsidi handtractor bagi kelompok tani, pembuatan saluran air serta pengembangan SDM melalui pelatihan bagi tenaga penyuluh pertanian. Program inipun dinilai mampu meningkatkan produksi pertanian dari 400.000 Ton pada tahun 2007 menjadi 800.000 Ton tahun 2012 lalu.
Pada kesempatan tersebut, bupati juga memberikan gambaran system perkoperasian saat berkunjung ke negeri Sakura tepatnya di Provinsi Iwate Jepang. Menurutnya, di sana koperasi mampu tumbuh dan mendominasi peran dibanding pemerintah daerahnya. Koperasi di Iwate menjadi tulang punggung permodalan usaha bagi masyarakat. Mulai dari bantuan ternak, bibit, permodalan, serta segala macam usahapun ikut dibiayainya. Mereka memiliki system administrasi dan managemen yang cukup baik. “ Masyarakat Wajo memiliki simpanan di bank hingga 3 trilyun, dana tersebut jika kita programkan untuk mengembangkan koperasi yang ada, maka saya yakin akan mampu menghidupkan koperasi dalam meningkatkan layanan kepada masyarakat “ pungkas Mantan Sekda Wajo ini.
Gubernur : " Dua Periode Pemerintahan Akan Jauh Lebih Baik "
Sengkang------- Demikian disampaikan oleh Gubernur Sulawesi Selatan H.Syahrul Yasin Limpo saat menghadiri acara silaturrahmi dan tatap muka dengan seluruh pegawai di jajaran pemkab Wajo (Jumat, 3 Mei 2013). Turut hadir mendampingi Gubernur adalah Kadis Pariwisata Jufri Rahman, Kepala Badan Keuangan Andi Yaksan Hamsah, Bupati Wajo H.A.Burhanuddin Unru,Wakil Bupati Amran Mahmud serta Sekda Wajo H.A.Witman Hamsah.
Acara silaturrahmi yang bertempat di ruang pola kantor Bupati Wajo dihadiri oleh ribuan pegawai negeri sipil yang berasal dari seluruh SKPD dalam lingkup Pemerintah Kabupaten Wajo.
Bupati Wajo H.A.Burhanuddin Unru dalam sambutannya, menyampaikan beberapa keberhasilan yang telah dilaksanakan oleh pemerintah daerah. Salah satunya adalah kesuksesan dalam pengelolaan akuntabilitas keuangan pemkab sehingga meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK-RI.
Olehnya itu lanjut Burhanuddin Unru , pihaknya akan mengusulkan dalam perubahan anggaran nantinya, untuk peningkatan tambahan penghasilan bagi para Pegawai Negeri dan Pegawai kontrak dilingkungan pemerintah Kabupaten Wajo. “ WTP ini adalah prestasi para pegawai, sehingga sudah sewajarnya pemkab untuk memikirkan tambahan penghasilan bagi para PNS dan pegawai kontrak yang ada “ ungkap mantan sekda Wajo yang disambut aplaus oleh seluruh pegawai yang hadir.
Sementara itu, Gubernur Syahrul Yasin Limpo dalam sambutannya mengungkapkan rasa bangga terhadap kepemimpinan Burhanuddin Unru dalam meningkatkan kesejahteraan para pegawainya. Gubernur juga membandingkan dengan upaya pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terkait dengan peningkatan kesejahteraan pegawai di lingkungannya. Bahkan peraih bintang Maha Putra Utama dari Presiden RI ini mengatakan bahwa pemberian tunjangan vakansi bagi pegawai di lingkungan pemerintah provinsi adalah yang terbesar di Indonesia.
Selain memberikan dukungan terhadap upaya pemerintah daerah untuk peningkatan kesejahteraan para pegawainya, Syahrul juga mengharapkan adanya perbaikan mutu pelayanan pemerintah kepada masyarakat. Menurutnya, pemerintah provinsi Sulawesi Selatan adalah salah satu provinsi yang terbaik di Indonesia dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi dan pendapatan masyarakat .Bahkan pihaknya meyakini 5 tahun kedepan tingkat pendapatan masyarakat bisa mencapai 30 juta pertahun.
“ Makanya memang sebaiknya pemimpin daerah itu dua periode, sehingga bisa memaksimalkan peningkatan kesejahteraan masyarakatnya “ ungkap mantan Bupati Gowa 2 periode ini.
RAIH WTP, PEMKAB TINGKATKAN LAYANAN DAN EFISIENSI ANGGARAN

Sengkang-------Setelah sukses meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebagai salah satu Kabupaten terbaik dalam pengelolaan keuangan daerah, kedepannya pemerintah Kabupaten Wajo akan fokus terhadap peningkatan mutu layanan dan efisiensi anggaran. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Wajo H.A.Burhanuddin Unru usai menjadi inspektur upacara pada Hari Pendidikan Nasional di Lapangan Merdeka Sengkang ( Kamis, Satu lagi prestasi yang dapat dibanggakan dari Pemerintah Kabupaten Wajo yang berhasil meraih predikat WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan RI. Predikat WTP diraih pemkab Wajo berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan RI atas pengelolaan keuangan yang dinilai baik tahun 2012. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala perwakilan BPK Provinsi Sulsel Ir.Raden Cornell Syarief Prawiradiningrat,MM yang diterima oleh Bupati Wajo H.A.Burhanuddin Unru bertempat di Gedung BPK Jl.Pettarani Makassar (Rabu, 1 Mei 2013).
Turut hadir mendampingi bupati pada kesempatan tersebut adalah Ketua DPRD Wajo H.M.Yunus Panaungi, Sekda Wajo H.A.Witman, Kepala DPKD Ir.Armayani, Kepala Inspektorat Abd.Majid, serta Kabag Humas Hasri As. Disamping itu, penyerahan LHP atas laporan keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2012 diawali dengan Penandatanganan Berita Acara Serahterima LHP oleh Ketua DPRD Wajo H.M.Yunus Panaungi. Kepala BPK Perwakilan Provinsi Sulsel Cornell Syarief dalam arahannya usai penyerahan WTP menyampaikan bahwa pemberian WTP bagi daerah merupakan bukti adanya perubahan yang lebih baik dalam pemerintahan termasuk perubahan prilaku, kejujuran dan kedisiplinan. Cornell Syarief juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Bupati Wajo atas upaya dalam perbaikan managemen pengelolaan keuangan sehingga Kabupaten Wajo berhasil meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Kepala BPK Sulsel juga mengharapkan agar pemkab Wajo bisa tetap mempertahankan WTP pada tahun-tahun mendatang. " WTP artinya managemen sudah bagus, selanjutnya adalah peningkatan kualitas pelayanan publik dan efisiensi " pungkas Kepala BPK Sulsel tersebut.
Sementara itu , Bupati Wajo H.A.Burhanuddin Unru menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang ikut berperan hingga tercapainya WTP ini. Menurutnya selama kurun waktu 4 tahun terakhir ada hal yang terus diupayakan oleh pemkab, salah satunya adalah pengelolaan administrasi keuangan yang baik dan akuntabel.
Lebih lanjut Burhanuddin Unru juga menambahkan bahwa keberhasilan meraih WTP ini berimplikasi terhadap peningkatan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Dimana pada tahun 2007 pertumbuhan ekonomi Wajo hanya sekitar 5,6% mampu tumbuh menjadi 10,93% pada tahun 2011 lalu berkat pengelolaan keuangan yang tepat sasaran dan memiliki nilai manfaat bagi masyarakat luas. " Pengelolaan keuangan yang baik mampu mensejahterakan masyarakat, sehingga pemkab saat ini akan mengkaji untuk pemberian tambahan penghasilan bagi para PNS termasuk para pegawai kontrak yang ada" terang mantan Sekda Wajo tersebut.
Page 1 of 2
News
PENGUMUMAN PENGADAAN
PEKERJAAN KONSTRUKSI
No.: 01.2.UM/PK-NK/IV/2011
Tanggal : 21 April 2011
| Unit Layanan Pengadaan Kabupaten Wajo, akan melakukan pelelangan/pemilihan dengan Metode Pelelangan Umum dengan Pascakualifikasi yang bersumber dari Dana DPA Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Wajo Propinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2011, untuk Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi, Kualifikasi Usaha Non Kecil dengan rincian pekerjaan sbb : |
|
No
|
Nama Paket dan Lingkup Pekerjaan |
Nilai PAGU
|
Persyaratan Penyedia Jasa
|
||
|
1
|
PEMELIHARAAN/PENINGKATAN JALAN |
DAK 8.070.260.000 |
SBU Bidang Sipil(2200) Subbidang (22001), Memiliki Sumberdaya Manusia & Peralatan untuk melaksanakan Pekerjaan tersebut (khusus AMP berlokasi dengan jarak radius maks.90 Km atau waktu tempuh tidak lebih 3 Jam ke Proyek. | ||
|
2
|
|
APBD 9.440.000.000 |
----- SDA-----
|
||
|
3
|
Pemeli. Jalan Ruas Lalliseng-Pattirolokka |
APBD 4.900.000.000 |
----- SDA-----
|
||
|
4
|
|
APBD 500.000.000 |
----- SDA-----
|
||
|
5
|
Pembangunan Jalan Beton Ruas Desa |
APBD 1.500.000.000 |
----- SDA-----
|
||
|
6
|
Pembangunan Jalan Beton Ruas Jalang- |
APBD 1.500.000.000 |
----- SDA-----
|
||
|
7
|
Peningkatan Jalan Ruas Tanete - Awo |
APBD 3.900.000.000 |
----- SDA-----
|
| Pendaftaran dan Pengambilan Dokumen Tanggal 25 April s.d. 10 Mei 2011. Rincian Jadwal, Paket dan Data Lelang dapat diperoleh di Sekretariat ULP Kabupaten Wajo di Jl. Bau Mahmud No.191 Sengkang (90912) Provinsi Sulawesi Selatan (Catatan : Pendaftaran oleh Calon Penyedia atau yang mewakili dengan Surat Kuasa (bermaterai Rp.6000) serta memperlihatkan asli dan menyerahkan copy tanda Pengenal dan menyerahkan Copy IUJK & SBU ke ULP (Pokja-Jasa Pemborongan Non Kecil) serta membawa Stempel Perusahaan. |
Sengkang, 21 April 2011
Unit Layanan Pengadaan Barang/Jasa
Kabupaten Wajo
TTD
Pokja Pengadaan Pekerjaan Konstruksi
Kualifikasi Usaha Non Kecil
Profil
Poling
Tanggapan Anda tentang Website ini ?
Pengunjung







![]() | Today | 174 |
![]() | Yesterday | 376 |
![]() | This week | 2666 |
![]() | This month | 8301 |
![]() | All | 141621 |








